Salam!
Saudaraku Hamka,
Lama, suaramu tak kudengar lagi
Lama…
Kadang-kadang,
Di tengah-tengah si pongah mortir Continue reading ‘Daftar – M.Natsir’

Salam!
Saudaraku Hamka,
Lama, suaramu tak kudengar lagi
Lama…
Kadang-kadang,
Di tengah-tengah si pongah mortir Continue reading ‘Daftar – M.Natsir’
Salam!
Selalunya begitu…
Tuhan tidak membiarkan ummatnya masuk dalam lembah nista
Selalunya begitu..
Manusia lupa ada Dzat yang terjaga disaat dia tidur, memperhatikannya dalam setiap aktifitas, memberinya jalan keluar bagi setiap permasalahan
Selalunya begitu..
Tuhan mematikan manusia agar Continue reading ‘Selalunya begitu’
Salam!
Puisi ini ditulis Buya Hamka pada tanggal 13 November 1957 setelah mendengar pidato M. Natsir yang mengurai kelemahan system kehidupan buatan manusia dan dengan tegas menawarkan kepada Sidang Konstituante agar menjadikan Islam sebagai dasar Negara RI.
KEPADA SAUDARAKU M. NATSIR
Meskipun bersilang keris di leher
Berkilat pedang di hadapan matamu
Namun yang benar kau sebut juga benar
Cita Muhammad biarlah lahir
Salam!
Dalam sebuah buku sering ditulis kata ibid sebagai catatan kakinya… emang sebenarnya apa yang dimaksud ibid?
Ibid (dari bahasa Latin, kependekan dari kata “ibidem” yang berarti “tempat yang sama”) adalah Continue reading ‘Apa yang dimaksud ibid, op.cit dan loc.cit?’
Salam!
Lirik lagu Democrazy yang dinyanyikan Thufail Al-Ghifari menarik. Lagu ini sebagai bentuk otokritik terhadap dunia saat ini yang dikemas rapih oleh Thufail Al-Ghifari dengan irama Rap. Khasnya Rap, cepat, tajam dan menikam. Buat yang belum kenal siapa Thufail Al-Ghifari silahkan klik disini
Cho intro:
di dalam hati ku bertanya kegilaan ini
menusuk sanubari menikam asa
dan butakan nurani
Continue reading ‘Lirik Democrazy – Thufail Al-Ghifari’
Salam!
Semangat muda adalah nyala api gunung merapi
Merah, panas, kuat dan membakar seakan tak pernah mati
Suatu saat dalam diri orang muda ada cinta kepada lawan jenisnya
Continue reading ‘Cinta Orang Muda’
Salam!
Orang biasa menyebutnya mood. Mood kadang kala dipengaruhi oleh lingkungan, teman dan suasana. Saya, dalam kondisi yang kadang menjadi tidak menentu mencoba untuk mencari sesuatu yang ntah didapat atau tidak.
Continue reading ‘Mencari Suasana Membangun Kebiasaan’
Salam!
Puisi ini ditulis saat bulan Ramadhan 1430H. Sebagai renungan instrospeksi diri terhadap egoisme diri yang mengerti tapi tidak mengamalkan pengertian. Selain itu juga instrospeksi diri terhadap kesalahan-kesalahan kecil yang dibiasakan.
Kalo sudah tau, kalo sudah faham..
lantas apalagi
Continue reading ‘Lupakan..Lupakan..Lupakan!!!’
Salam!
Bahkan sampai hari ini pun saya aku masih terus belajar. Setiap aktifitasku selalu menyisakan pertanyaan yang aku sendiri belum mampu menjawabnya. Potensi yang aku kerahkan untuk mimpi yang selama ini aku khayalkan disetiap malam atau bahkan saat aku sedang merenung setelah sholat. Aku sadar bahkan sangat sadar bahwa diriku bukanlah makhluk yang sempurna. Secara naluriah, hati kecil ini selalu berbisik..”hey..hey untuk apa kamu katakan kalau kamu belum melakukan” — “perbaiki saja dirimu dulu, nanti kalau sudah waktunya baru kamu berbagi dengan orang lain”
Continue reading ‘Makan apa aku besok?’
Salam!
Puisi ini saya tuliskan setelah menghadiri acara reuni kawan-kawan organisasi kampus bulan Juli tahun 2007.
Continue reading ‘Puisi Pertemuan’
Recent Comments