Home > Kehidupan > Gelisah..?? Apa penyebabnya? Gimana cara mengatasinya?

Gelisah..?? Apa penyebabnya? Gimana cara mengatasinya?

Salam!

Kamu gelisah? Ada sesuatu yang seakan-akan menyesakkan dada tapi ga tau apa? Badan terasa panas? Was-was? Ga bisa diem? Gundah gulana? Apa penyebabnya?
Gelisah sebenarnya terdiri dari 2 suku kata, Geli dan Sah. Jadi sesuatu yang Geli secara legal Sah… hakhak..
Ok, serius sekarang.
Kata ’gelisah’ dalam Kamus Indonesia artinya suatu gejala yang dialami manusia ketika menghadapi masalah. Ciri-cirinya adalah:
* perasaan tidak tenang,
* tidak tentram,
* tidak konsentrasi,
* suasana hati lelah karna emosi yang sulit dikendalikan.
Gelisah bukan milik satu orang saja melainkan milik semua orang yang dikaruniai perasaan. Coba kamu tanya deh temen kamu ‘pernah gelisah ga?’ pasti deh temen kamu jawab ‘ya iyalah masa ya iya dong’

Banyaknya faktor yang menyebabkan seseorang gelisah menyebabkan tidak adanya cara terbaik untuk mengatasi kegelisahan yang seseorang alami. Misalnya orang gelisah karena menanti kabar diterima atau tidaknya ketika melamar pekerjaan, atau gelisah karena ada pekerjaan yang belum tuntas tapi sudah dateline, atau gelisah karena takut tidak bisa menyelesaikan ujian, dan lain-lain. Nah kalau sudah seperti ini, ada baiknya masing-masing kita menganalisis diri kita sendiri. Mencoba mencatat apa yang terjadi dalam diri kita, apa yang menyebabkan timbul, apa yang menyebabkan hilang, termasuk perasaan baik positif ataupun negatif. Sehingga jika perasaan itu positif, kita mampu secara berulang memunculkannya faktor penyebabnya dan jika perasaan itu negatif kita mampu mereduksi faktor penyebabnya.

Ada beberapa cara Alternatif mengatasi gelisah yaitu:
1. Tuliskan apa yang akan dikerjakan dan kerjakan apa yang sudah dituliskan.
Cara ini nantinya akan membiasakan kita untuk merencanakan sesuatu dengan baik dan mengevaluasi sesuatu yang kita kerjakan sehingga dikemudian hari dapat melakukan lebih baik lagi.

2. Lakukanlah dengan sepenuh hati
Kalimat ini terinspirasi dari sini. Do the best u can guys!

3. Berorientasi proses membidik hasil
Nah, kalimat ini seperti ambigu. Maksudnya, proses yang kita lakukan adalah kunci untuk membidik hasil. Bukan hasilnya itu sendiri yang menjadi kunci. Kalimat saya adalah koreksi dari ucapan yang umum didengar, “jangan mikirin hasil, lakukan prosesnya dengan baik”. Lah kalo hasil ga dipikirin gimana semangat melakukan proses.

4. Berbagi cerita
Katanya dengan bercerita kita sudah mengurangi setengah beban dari masalah. Kalo lagi gelisah, coba deh cerita ke temen kamu, cerita yang bikin semangat, atau paling tidak humor lah.. contohnya “hayo Hewan apa yang namanya terdiri dari 2 huruf?”
“U dan G”

5. Faktor X
Dibalik smua aktifitas yang dapat kita kerjakan, jangan lupakan faktor yang Maha Mengatur segala urusan kita. Berserah diri setelah memaksimalkan proses adalah cara terbaik agar kita tidak sedih berlebihan jika hasil tidak sesuai harapan, atau gembira berlebihan jika hasil sama/lebih dari yang diharapkan.

Yang terpenting adalah jangan pernah berhenti belajar mengenal diri kita dan belajar bagaimana menjadi yang terbaiknya diri kita agar bermanfaat bagi masyarakat.

jabaterat

About these ads
  1. December 10, 2009 at 11:36 pm

    “Lakukanlah dengan sepenuh hati!”?!
    Wah, berhubung saya belum paten-kan kalimat tersebut, jadi ente sah-sah saja menggunakannya. :D
    Sip lah, kak Fer! Update blognya..

  2. AMEL
    October 21, 2010 at 2:20 am

    akhir2 nc prsaan q sll g enk ad lah 5 hrian. tp g ad hal2 yg mexkitkn ht’q misalx patah hati cm g tng j. klo ngumpul m tmn y ilang sch tp klo ud sndrian kmbuh lg prsaan yg g enk,q ud baxk2 baca dzikir tp tetap j gmn nc

  3. November 15, 2010 at 3:49 pm

    semoga kepasrahan dan doa ini menjadikan hati menjadi lebih tenang dan bahagia..
    amin Ya ALLAH…

  4. mif
    May 28, 2011 at 6:39 am

    thx atas infonya :D

  5. Dicky
    July 4, 2011 at 11:21 am

    Wah,,, mksh bgt infonya ^_^

    • ferdiandonthavelastname
      August 5, 2011 at 8:37 am

      Terima kasih :)

  6. December 9, 2011 at 3:10 am

    tapi kalau gelisah nya terus terusan datang bagai mana???
    karena faktor keluarga yang terus terusan menekan saya…
    mohon minta sarann

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: