Home > Sastra > Selalunya begitu

Selalunya begitu

Salam!

Selalunya begitu…
Tuhan tidak membiarkan ummatnya masuk dalam lembah nista

Selalunya begitu..
Manusia lupa ada Dzat yang terjaga disaat dia tidur, memperhatikannya dalam setiap aktifitas, memberinya jalan keluar bagi setiap permasalahan

Selalunya begitu..
Tuhan mematikan manusia agar manusia menghargai hidup sebagaimana perang memaksa manusia cinta kedamaian

Selalunya begitu..
Manusia lupa bahwa setiap detiknya ada syukurnya kepada Tuhan, namun hawa nafsu mengepung meluluhlantahkan gen kebaikan demi kepentingan sesaat

Selalunya begitu..
Tuhan membuka tangan Nya lebar-lebar bagi ummatnya yang ingin kembali kepada Nya. Jika ia ragu berjalan mendekat, Tuhan pasti berlari seraya mengatakan “Aku Maha Penerima Taubat”

Selalunya begitu..
manusia lupa, hanya saat teringat dia azzamkan tekad dan berdoa, memberanikan diri namun bukan tanpa rasa takut, tapi kebulatan tekad menanggung segala risiko
bukan pula untuk menghilangkan lupa.. tapi untuk memutar maksimal volume kesadaran diri dengan memberinya alarm. Bukan benda tapi alarm itu manusia.

Jabaterat!
Ferdian

Categories: Sastra Tags: ,
  1. lindya
    June 5, 2010 at 6:45 am

    selalu begitu……..tulisan yg selalu menggugah hati setiap pembacanya.:)
    salut buat mas ferdian

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: