Home > Inspirasi, Kehidupan > Momen

Momen

Waktu pagi adalah waktu yang dinanti. Pagi selalu dinanti oleh orang-orang yang memiliki mimpi. Pagi adalah simbol harapan. Pendaki gunung sampai bela-belain ga tidur dan terus mendaki hanya untuk  dapat melihat matahari terbit. Betapa bahagia para pendaki mengabadikan momen melihat matahari. Lalu kenapa mau lihat matahari sampe harus mendaki gunung?

Mendapati matahari terbit tanpa terhalang sesuatu adalah kebahagiaan, takjub. Melihat cahaya merona merah perlahan naik, suasana mendadak menghangat. Cerita seorang teman yang tinggal di bumi bagian utara, sinar matahari menjadi rebutan saat musim dingin.

Itulah momen pagi hari. Momen matahari menyapa manusia di bumi dengan cahaya dan sinarnya. Momen yang seringkali menjadi pelengkap gambar sekolah taman kanak kanak saat melukiskan hamparan gunung.  Saya suka menikmati pagi dengan berlari atau bermain bersama anak sembari berjemur, bukan untuk menghitamkan kulit (karena kulit saya sudah hitam🙂 ) tetapi untuk menyerap kehangatan suasananya, meresapi sinaran cahayanya, memvisualisasi mimpi dan harapan yang pernah ada, dan memunculkan semangat untuk terus bekerja, berusaha, berikhtiar dan ber-brillian bersama seraya terus berdoa,

“Allah,.. kabulkanlah doa-doa teman-temanku hari ini untuk diriku, dirinya dan semua. Berilah kami semangat tak kenal lelah, tak kenal putus asa, tak kenal kegagalan dalam mewujudkan mimpi kami. Kuatkan kami bersama orang-orang yang kuat, cerdaskan kami bersama orang-orang yang cerdas, shalihkan kami bersama orang-orang yang shalih. Mantabkan dalam hati ini tekad kebaikan, tekad terus belajar, tekad terus memperbaiki diri dan lingkungan. Bimbing kami bersama orang-orang yang selalu Engkau ridlai agar kami selalu mendapat keRidhaan Mu. Jadikanlah kerja kami untuk lingkungan kami dan kebahagiaan lingkungan kami lebih kami cintai dibandingkan diri kami sendiri. Buatlah kami lebih kuat melakukan kebaikan untuk lingkungan kami dibandingkan rasa ketika kami dicaci, dihina, difitnah. Dan jadikan anak keturunan kami termasuk dalam lingkungan yang Engkau muliakan dengan kebaikan yang berlimpah. Terima kasih untuk kesempatan berdoa pagi ini, jadikanlah syukur atas nikmat yang Engkau uji kepada kami lebih kami cintai daripada sabar atas musibah yang Engkau timpakan kepada kami. Luruskan selalu niat kami. Cukuplah Engkau sebagai Penolong kami.

Amin”

 

MakinBrillian!

 

 

  1. February 11, 2012 at 1:49 am

    Mantap gan …

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: