Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

The Eid Mubarak 1433H

Eid Mubarak 1433H

Tiada kata terlambat untuk meminta maaf dan memberi maaf. Semoga ibadah Shaum kita di Ramadhan 1433H diterima dengan pahala maksimal dari Allah Subhanahu Wata’ala. Dan mendapat sambutan kelak dari Surga Ar-Rayan. Amin.

Selamat Iedul Fitri 1433H
Mohon maaf lahir dan batin
Salam untuk keluarga ๐Ÿ™‚

Categories: Uncategorized

Perubahan dan Celaan

Sebenernya masalah (baca: tantangan) ini tidak terpisahkan melainkan seperti dua muka pada kepingan logam mata uang.

Menjadi pribadi yang berubah mulai dari niat sampai akhirnya berubah secara fisik dapat terlihat memiliki tantangan yang tidak mudah. Pribadi yang memiliki keinginan berubah setidaknya melalui fase mengawali niat, mempertahankan niat, membuktikan niat.

Keinginan untuk berubah mengawali niat dengan men-TEKAD-kan dalam hati. Pada awal ini tantangannya adalah ketakutan goyah, pertanyaan “nanti bagaimana kalau…” menghantui, khwatir mengkhianati janji, dlsb.

Pada tahapan selanjutnya, saya menyebutnya fase transisi, yaitu mempertahankan niat. Niat sudah terucap, sudah ter-TEKAD-kan. Namun belum terbukti secara fisik. Pada fase ini menurut saya sangat menantang. Bukan hanya harus mempertahankan agar niat tetap terjaga tetapi juga agar emosi tidak meluap-luap saat orang lain memprotes simbol buruk kita yang ingin berubah namun belum terubah (karena masih berubah pada tahap niat). Misal, bagi Anda (termasuk saya) yang dahulu adalah pribadi yang suka telat jika berjanji. Tantangannya adalah Anda masih akan di-cela sebelum Anda berhasil membuktikan niat Anda yang ingin menjadi pribadi tepat waktu. Inilah tantangannya. Anda bisa membayangkan, Anda sudah niat berubah, Anda coba lakukan segala cara untuk tepat waktu namun ternyata belum berhasil pada satu kesempatan perjanjian, padahal Anda sudah berhasil lebih banyak tepat waktu pada kesempatan lainnya. Inilah tantangan Anda. Pada saat Anda datang terlambat, Anda akan di-cela sebagaimana celaan dulu sebelum Anda memutuskan untuk berubah. Anda tetap akan diklaim sebagai orang yang tidak tepat waktu PADAHAL Anda sudah mau berubah. Inilah tantangan Anda.

Terakhir, pada saat Anda sudah berhasil membuktikan niat dan Anda berubah secara fisik/simbolik maka Anda akan berhadapan dengan lingkungan yang (tetap) kontra dengan perubahan Anda. Kenapa?
Karena kecenderungan manusia yang nyaman dengan klaim yang sudah melekat diotaknya.

Oleh karenanya, bagi Anda yang ingin berubah dari suatu keadaan buruk menjadi lebih baik atau dari keadaan baik menjadi lebih baik, Anda perlu memperhatikan tantangan setiap tahapan/fase perubahan.

Bertahanlah dalam berubah (menjadi lebih baik) karena 1 alasan, karena perubahan (menjadi lebih baik) adalah kebaikan dan pahala disisi-Nya.

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu” (QS 91:09)

Categories: Uncategorized Tags:

[part 1] Yes! Selesai.

Kemampuan menyelesaikan pekerjaan yang sudah dimulai memerlukan kemampuan khusus. Saya menyebutnya manajemen tuntas.

Memegang piring, menyedokan nasi, lauk, sayur, buah, tuang segelas air adalah pekerjaan yg disebut makan.
Kondisi awal lapar, kondisi akhir (diinginkan) kenyang. Prosesnya makan.

Lapar -> makan -> kenyang

Lalu kapankah mulainya manajemen tuntas?

Saat lapar? Saat makan? Saat kenyang?

Bantu jawab yaa ๐Ÿ™‚
*kita lnjut di part 2*

Categories: Uncategorized

Defense

Dan tantangan pada setiap pilihan adalah komitmen utk menyelesaikannya.
Tentu jelas terlihat setelah ia ada pada batas pencilan #extreme.
Apakah tetap pada titik itu atau kembali bergabung bersama yang lain.
Dititik ini semua keputusan dipertaruhkan, bukan hanya saat mengambil keputusan dengan segala resiko tetapi juga sebelum keputusan itu dibuat.
Taruhannya adalah benar atau tidak benar. #extreme

Intangible Asset

Tulisan ini pas banget, pas saya sedang monev perusahaan sendiri.. Smoga semakin belajar semakin baik


Beberapa waktu yang lalu saya mendengarkan presentasi hasil audit terhadap salah satu perusahaan saya. Hasil audit eksternal itu menyatakan bahwa perusahaan saya dalam keadaan sangat sehat. Saat mendengarkan presentasi saya iseng bertanya, โ€œKira-kira kalau perusahaan ini saya jual berapa harganya?โ€

Jawaban auditor itu cukup mengejutkan saya. Ia menyebutkan harga yang nilainya kurang lebih 7 kali lipat dari aset perusahaan saya. Bahkan ia menambahkan, โ€œBila bapak jual dengan harga ini, saya siap cari pembeli dalam waktu yang sangat singkat.โ€ Mengapa? โ€œKarena perusahaan bapak sangat sehat dan prospektif,โ€ kata auditor itu.

Sehat dan prospektif ternyata tidak hanya dilihat dari rasio-rasio keuangan yang sangat sehat tapi juga daya dukung SDM, budaya perusahaan dan reputasi. Dari sinilah saya menyadari bahwa harga sebuah intangible assets (kekayaan yang tidak terlihat) ternyata jauh lebih mahal dari pada harga tangible assets (kekayaan yang tampak). Perusahaan saya tadi contohnya, bernilai sedikitnya 7 kali lipat dari harga aset fisik yang ada.

Karena itu, pupuk dan perbanyaklah intangible assets dalam bisnis dengan membangun team work, sistem, SDM yang tangguh, reputasi, layanan kelas satu kepada pelanggan, dan membuat nilai-nilai perusahaan yang harus tertanamkan di semua lini perusahaan.

Hal tersebut berlaku juga dalam sebuah keluarga. Kekayaan keluarga Anda bukan hanya tangible assets seperti rumah serta isinya, mobil, tanah atau aset-aset lain yang anda miliki. Seharusnyalah intangible assets dalam sebuah keluarga nilainya jauh lebih besar dibandingkan dengan aset-aset yang tampak.

Kita wajib memupuk dan menguatkan intangible assets dalam keluarga. Kita wajib menanamkan nilai-nilai positif yang wajib di miliki keluarga, dari mulai keimanan, kejujuran, tanggungjawab sampai dengan kepedulian dan pentingnya berkontribusi membangun peradaban dunia yang lebih bermartabat.

Jangan sepelekan obrolan-obrolan ringan dengan anggota keluarga. Biasakan memeluk, bercanda, dan bermain, bersama dengan mereka. Bagi yang sudah menikah, sekali-kali mandi bersama atau berlomba lari dengan pasangan hidup Anda.

Keluarkan kata-kata yang romantis, rayulah pasangan hidup Anda, berilah hadiah-hadiah kejutan yang tak terduga dan godalah pasangan hidup Anda. Dengan cara ini, kekayaan keluarga Anda akan semakin melimpah ruah. Nah, seberapa besar intangible asset dalam bisnis dan keluarga Anda?

Salam SuksesMulia!

sumber : http://www.jamilazzaini.com/intangible-assets/

Categories: Uncategorized

Travel ITB – Kampus Telkom

Perjalanan selatan – utara pp dalam 1,5tahun kebelakang menjadi rutinitas. Kuliah dan ngajar. Kuliah di ITB, ngajar di Kampus Telkom. ITB di utara, kampus telkom di selatan.
Klo dikonversi sks, pp skitar 2sks.. ๐Ÿ˜€

Hari ini sy coba naik angkot. Udah lama banget g naik kndaraan umum ini. Sy mau sharing ongkosnya,
ITB – Kampus Telkom
KalapaDago : 3rb, turun di cakawao
Bh.batuKalapa : 2rb, turun di pasar kordon
Bh.batuDayeuhkolot : 2rb, turun di gerbang kampus/pga
Total 7rb, kalo pp berarti 14rb.
Waktu tempuh 60-90mnt

Klo pp angkot 20hr dlm sbulan berarti 280rb
Hmmm..
Bandingkan dgn spedamotor
Bensin 15rb/4hr, berarti sebulan 75rb anggap service 50rb, jd 125rb
Waktu tempuh 30-45mnt

Angkot vs SpedaMotor
280rb vs 125rb
60mnt vs 30mnt
BisaTidur vs HarusMelek
BisaNulisBlog vs HarusNgegas
Bisasmsan vs HarusNyetir
Dll

Pilih mana??

*sampe,alhamdulillah ๐Ÿ™‚

Belajar kelola konflik (1)

Saya nulis ini di angkot dago – kalapa pulang kuliah bpi. Smalam jam 1 baru pulang dr semarang, motor msh di kampus telkom shg pagi td ke kampus naik ojeg.
Kuliah pg td mndiskusikan ttg bgaimana mngelola interaksi sbagai bagian mengelola konflik. Interaksi dlm organisasi mnyebabkan feedback, positif dan negatif. Feedback ini berkaitan dengan means dan ends. Istilah dlm buku System Thinking Jamshid Gharajedaghi utk cara/proses dan tujuan/hasil.

Untuk memudahkan belajar, cb bayangkan kuadran. Sumbu vertikal mrupakan Means, horizontal Ends. Keterangan utk setiap baris dan kolom adalah Compatible dan Uncompatible.

– Pojok kiri atas, compatible Means, uncompatible Ends disebut Coalision
– Pojok kanan atas , compatible Means, compatible Ends disebut Cooperation
– Pojok kiri bawah, uncompatible Means, uncompatible Ends disebut Conflict
– Pojok kanan bawah, uncompatible Means, compatible Ends disebut Competition

–selesai dulu, ganti angkot ๐Ÿ™‚